Selasa, 31 Juli 2012

Ten Species Owl


1.Barn OWL
















2. Curve Owl
















3. Barred Owl

















4. Eagle Owl


















5. Great Horned Owl


















6. Specta Cled Owl














7.Boreal Owl














8. Buffyfish Owl















9. Elf Owl














10. Burrowing Owl

Manusia Harus Tanpa Tembakau


ilustrasi - gambar istimewa 
           Kata-kata Hari Tanpa Tembakau Sedunia mulai ramai didengungkan oleh instansi maupun organisasi, nasional maupun internasional yang sadar akan dunia kesehatan. Hari tanpa tembakau sedunia sudah digelar tetapi masih banyak warga Indonesia yang merokok termasuk di kalangan remaja.
     
            Menurut Komisi Nasional Perlindungan Anak menyatakan jumlah perokok  anak saat ini meningkat hingga 45 %. Meningkat dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Melihat kenyataan ini naif rasanya mengharapkan perokok-perokok ini menghentikan kebiasaan pada rokok karena kenyataannya para perokok itu bukan tidak tahu apa bahayanya merokok.

“Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin” hanya menjadi simbol, tak berbeda dengan semboyan “sedia payung sebelum hujan”. Jika Anda seorang perokok, saya yakin anda pun sudah bosan mendengar informasi tentang bahaya merokok.

“para perokok sekarang banyak yang engga peduli sama orang yang engga merokok, nafas saya sesak saat ada perokok dekat dengan saya.” Ungkap Rivan, (17) Pelajar

Hari Tanpa Tembakau Sedunia sudah ditetapkan sejak tahun 1987 oleh negara-negara anggota WHO melalui sidang umum kesehatan dunia tanggal 7 April pada tahun itu. World No-Smoking Day adalah salah satu resolusi yang diangkat. Hari Tanpa Tembakau Sedunia bertujuan untuk mengingatkan dunia akan bahaya tembakau bagi kesehatan. Lebih jauh lagi, beriringan dengan pelaksanaan kebijakan masing-masing negara tentang rokok, jumlah perokok pemula hingga jumlah kematian akibat rokok diharapkan dapat ditekan.
          
         Sayangnya dari tahun ke tahun peringatan hari tanpa tembakau sedunia di Indonesia tidak pernah seperti harapan. Tahun lalu, di tempat umum, bahkan di kawasan bebas asap rokok seperti Rumah Sakit pun masih sering dijumpai orang yang merokok pada hari itu. Kebanyakan dari mereka mengaku tidak tahu bahwa hari itu adalah hari tanpa tembakau sedunia.

bahaya meroko-gambar istimewa
            
            Sebagian dari mereka mengungkapkan bila tahu pun, mereka juga tidak peduli karena rokok seperti halnya beras, sudah menjadi kebutuhan bagi mereka. Sangat memprihatinkan, Inilah kendala besar mewujudkan dunia bebas asap rokok meski hanya sehari saja.

Hanya ada tiga tipe pecandu rokok, yang pertama mereka yang tidak memahami akan bahaya rokok, yang kedua mereka paham tapi tidak berniat berubah, dan yang ketiga mereka paham tapi tidak yakin bisa berubah. Jika mau positive thinking, mereka bisa berubah, Indonesia bisa berubah, dunia juga bisa berubah bebas dari asap rokok demi kesehatan.

Indonesia sendiri sangat menyadari resiko dari penggunaan tembakau pada kesehatan, ini terbukti dengan dimasukannya tembakau dan produk yang mengandung tembakau di dalam UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan sebagai zat adiktif yang penggunaannya harus diatur agar tidak menganggu dan membahayakan kesehatan. UU Kesehatan mengamanatkan kepada Pemerintah untuk mengatur ketentuan mengenai pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif, termasuk tembakau dan produk yang mengandung tembakau, dalam Peraturan Pemerintah.

Kamis, 07 Juni 2012

Seminar Film AUVI PRO "Film Indonesia : dari lokal menuju internasional"

Minggu, 27 Mei 2012

JUMLAH POPULASI ORANGUTAN TERUS MENURUN


Seekor Orangutan betina bersama anaknya di Pusat Primata Schemutzer, Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.

Pembakaran hutan, penebangan pohon serta perluasaan lahan sawit  yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan berdampak buruk bagi makhluk hidup. Orangutan merupakan salah satu makhluk hidup yang terkena dampak dari pembakaran dan penebangan pohon liar tersebut. Terlihat dari jumlah populasi orang utan yang menurun setiap tahunnya.

Orangutan termasuk satwa liar dan langka, yang telah terdaftar di dalam Konvensi CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora).

Banyak orangutan kehilangan habitatnya dan bahkan cara yang paling tragis untuk mengusir para orangutan yaitu dengan pembantai massal yang tergiur hadiah yang diberikan pihak pengusaha kelapa sawit.

Menurut The Centre for Orangutan Protection (COP), ada perusahaan tertentu yang sengaja memberikan hadiah sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta kepada pihak yang berhasil menghabisi orangutan setiap kali mendekat ke lahan konsesi. Bagi perusahaan itu, primata ini adalah hama yang mengganggu perkebunan sawit.

Kini, pembantaian orangutan bukan hanya isu di Indonesia saja,  tapi juga jadi perhatian dunia. Sejumlah media  internasional memberitakan kasus ini.

Menurut Washington Post  pada Senin 14 November  2011  memberitakan tentang sebuah survei yang dilakukan terkait Orangutan. Erik Meijaard, penulis utama laporan survei yang dimuat jurnal PLoSOne mengatakan, ia yakin pembantaian menunjukkan Orangutan menghadapi ancaman serius, lebih gawat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Menurut data dari Taman Pusat Primata Ragunan, Indonesia adalah rumah bagi 90 persen spesies  Orangutan. Sekitar 50 ribu sampai 60 ribu hewan itu  tinggal di hutan rimba. Namun  akibat pembabatan hutan  untuk perkebunan kayu bahan kertas, atau kelapa sawit,  Orangutan berkonflik dengan manusia.

Pada awal 1990-an jumlah populasi Orangutan sekitar 6.000 ekor, namun pada tahun 2010 jumlah tersebut terus menurun drastis hingga 280 ekor. Saat ini jumlah populasi Orangutan semakin mengkhawatirkan karena jumlah spesies tinggal 200 ekor

Menurut data dari orangutan.com, Sebuah koalisi kelompok konservasi lokal dan internasional memperingatkan di bulan Maret bahwa orangutan di hutan Tripa bisa menghilang pada akhir tahun ini kecuali tindakan dilakukan untuk menghentikan kebakaran dan pembukaan lahan di daerah sana.

Koalisi itu mengatakan sekitar 100 ekor orangutan telah tewas di daerah itu dalam beberapa tahun terakhir sebagai akibat dari pembukaan lahan, dengan hanya tersisa kurang lebih ada 200 ekor orangutan. 
Data dari Kompas.com, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah dan Pusat Reintroduksi Orangutan Nyarumenteng telah mengevakuasi 221 orangutan akibat pembabatan hutan yang dilakukan perusahaan kelapa sawit pada Maret 2003 sampai Juni 2006.
Menurut Hardi anggota Centre of Orangutan Protection (COP) yang dikutip dari kompas.com, pembantaian yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu sungguh ironis. Banyak orangutan yang dikubur hidup-hidup, dibakar, dibacok, dipukul hingga berujung pada kematian.

Orangutan adalah salah satu jenis satwa liar paling dilindungi oleh hukum Indonesia dan mendapatkan simpati yang luas dari masyarakat internasional. Ironisnya, orangutan justru tidak terlindungi dengan baik oleh pemerintah.

Kamis, 24 Mei 2012

Festival Film "Jakarta Seharusnya"


Sabtu, 05 Mei 2012

Keunikan Burung Hantu

Saw-whet OWL - Gambar Istimewa


Hewan unik ini sering dianggap pembawa sial bagi sebagian masyarakat indonesia, karena sifatnya yang misterius dan aktif di saat malam tetapi di daerah barat burung hantu dianggap kebijaksanaan. sayangnya burung hantu ini terancam habitatnya karena banyak penembangan pohon liar. saya turut prihatin dengan keadaan seperti ini. burung hantu ini dalam bahas inggris disebut dengan OWL, burung ini mempunyai beberapa keunikan seperti :
  1. burung hantu memiliki 150 spesies yang berbeda, hidup burung hantu tersebar di semua benua kecuali benua antartika.
  2. burung hantu adalah hewan karnivora atau hewan pemakan daging. santapan utama burung hantu adalah hewan-hewan pengerat seperti tikus dan makan lainya seperti serangga, reptil-reptil kecil dan ikan bahkan burung hantu ini dapat menghabiskan 1000 ekor tikus dalam setahun dalam sebuah peternakan burung hantu.
  3. pendengaran burung hantu ini sangat unik karena pendengarannya lebih tajam dalam menentukan pergerakan mangsanya dibandingkan dengan penglihatannya.
  4. burung hantu memiliki lembaran-lembaran bulu di sekitar telinganya. lembaran-lembaran bulu ini tidak untuk membantu pendengarannya melainkan berkamuflase untuk menakut-nakuti burung lainnya.
  5. mata burung hantu terlingkupi oleh tulang mata sehingga tidak bisa digerakkanuntuk melirik ke kanan atau ke kiri.
  6. kepala burung hantu dapat berputar 180 derajat.
  7. burung hantu memiliki 3 kelopak mata. kelopak pertama untuk berkedip, kelopak kedua untuk tidur dan kelopak ketiga untuk menjaga mata agar tetap selalu bersih dan sehat.
  8. kaki burung hantu mempunyai kaki zygodactyl dengan dua jari di depan dan dua jari dibelakang. bentuk kakinya seperti itu semakin menguatkan dirinya sebagai seekor predator.
  9. burung hantu ternyata tidak semua seekor nocturnal atau keluar pada malam hari, beberapa diantaranya ada yang keluar pada siang hari tergantung pada kondisi habitatnya, musim serta makanan.
  10. burung hantu pada zaman negri mesir dan bangsa maya dipergunakan sebagai simbol-simbol kuno.
  11. ekor burung hantu umumnya pendek, namun sayapnya besar dan lebar. rentang sayapny mencapai sekitar tiga kali panjang tubuhnya.

Senin, 30 April 2012

istilah-istilah dalam dunia Burung Hantu #OWL

Boreal-OWL

FOF          : Feed On Fist, memberi makan diatas glove/tangan
JTTF        : Jump To The Fist, burung lompat ke glove/tngan
FTTF        : Fly To The Fist, burung terbang ke glove/tngan
FF             : Free Flight, latihan burung tebang bebas
Glove        : sarung tangan khusus utuk menghandle BOP agar terhindar dari kuku tajam nya.
Batting     : burung menjauh / terbang / loncat ketika didekati
Anklet      : pengikat kaki BOP, terbuat dari kulit
Jess          : tali pendek terbuat dari kulit yang terhubung dengan Anklet
Pearch      : tempat tangkringan BOP
Leash        : tali kulit setelah swivel..berfungsi untuk mengikatkan burung pada saat d perch
Tidbits       : potongan daging kecil2 untuk melatih
Lure          : equipment berbentuk sperti burung / kelinci, untuk melatih berburu
Chick        : burhan msih bulu kapas
Brancher : burhan muda berbulu lengkap tetapi belum mampu terbang.
Juvenille  : burhan muda yang sudah dapat berburu sendiri di alam.
Mature      : burhan sudah tua, dan biasanya sudah susah untuk dilatih.

Rabu, 25 April 2012

RE.CLAIM menghadirkan 60 lebih seniman Indonesia


Floating Island - Entang Wiharso
         Pameran seni rupa yang di dedikasikan untuk seluruh seniman Indonesia dari 1977-2011. Pameran RE.CLAIM menghadirkan karya lebih dari 60 seniman Indonesia. Pamaren berlangsung dari 8 april sampai 20 april 2012 di Galeri Nasional (GalNas), Jakarta.

Ide pameran ini muncul melalaui proyek lain dari Dr. Melani Setiawan, pencinta seni Indonesia. Pameran ini  pernah di adakan pada tahun sebelumnya, berupa kompilasi dan publikasi koleksi foto sejak tahun 1977 yang mendokumentasikan ketertarikannya dalam bidang seni rupa dan antusias terhadap komunitas seni rupa Indonesia.

Para seniman yang yang terlibat dalam RE.CLAIM, mempunyai keingintahuan serta penasaran terhadap arsip-arisp personal kisah-kisah yang hadir, dan  menyatakan  fakta-fakta yang terabaikan  terhadap karya mereka. Seniman yang berpartisipasi antara lainnya A.C Andre Tanama, Aditya Novali, Ruang Rupa, I Made Widya Diputra.
            
           “Saya berkunjung di sini dalam  rangka untuk apresiasi seni, karena di ganas jarang banget ngadaian  pameran group dari seniman yang udah terkenal sampai yang baru yang kaya gini,” ungkap Fahri, mahasiswa Seni Rupa UNJ.
           

salah satu seni yang di pamerkan dalam pameran RE.CLAIM 11 april 2012, Galeri Nasional, Jakarta.
        
           Para seniman ini menghadirkan beragam  interprestasi terhadap fungsi materi-materi dokumenter melalui kerja berdasarkan sumber-sumber arsip pribadi dan seringkali bersifat biografis.
            Seni seni yang di pamerkan  ada dalam bentuk lukisan, foto-foto, patung pahatan kayu dan batu, mural, dan  video.

Kutipan yang di ambil dari tulis tembok pameran Galeri Indonesia yang di ambil dari “numpang nampang” pameran solo nya dari Popo, Popo mengungkapkan gua paling engga akrab dengan kata “ideologis”, tapi singkatnya gagasan yang gua pakai dari gambar karakter yang gua buat ”silence speak”. Gua pengen berpidato tapi tanpa harus pake toa atau pengeras suara. Makanya gua menciptakan  gambar karakter gua dan gua bikin mural di tembok jalan. Dengan arti mulut gua diem tapi gambar  guacerewet.  

“performance art ini berubah arahnya, tidak lagi dilakukan aksi di jalan tetapi mulai ke panggung menjadi semacam  mempertontonkan kegiatan-kegiatan seni rupa pertunjukkan,”  ungkap F.X Harsono, kutipan dari tulis tembok Galeri Nasional.

Menurut dari arsip Dr. Melani menunjukkan  pada dekade 1980 terjadi perubahaan pada dunia seni.  Kemunculan dunia seni ini sama sekali bukan pengaruh  institutional theory, tetapi muncul kerana tumbuhnya pasar seni pada pertengan gahan 1980.

Dunia seni pada 1970-an  tidak  sepopuler pada era 1980-an  meskipun pada era 70-an tetap di beritakan di dunia massa.  Sejak 1980-an  kegiatan seni rupa semakin lama semakin populer.

Memasuki dekade 2010, menurut arsip Dr. Melani mengungkapkan kegiatan seni semakin mendunia di Indonesia dengan munculnya banyak art market dan pameran pameran yang di selenggarakan setiap senimannya.  (RN)

Senin, 23 April 2012

MY Photograph








Rabu, 21 Maret 2012

MONSTER NYONTEK

Monster Nyontek